Who can find the number of people who went to clinic?
Previously we said that this paper we make a report on the problems that occur in our area. Not any other purpose. The problem we found is the existence of demand for data on the number of people using the health center facilities. From the query we tried to get its data. We tried to imagine a counter health clinic. That the data is the number of visits each day how much. So if the cumulative number of visits for a year, then the data is not the correct data. Because one person can visit the clinic repeatedly. We try to use the highest card number at the end of the year. In our area, each year the card number in repeat starting from number one. So that’s the highest number of pasienya. But after check, it turns out the card number per patient in health centers is not a number. But one family of one number. So it can be valid if request is the number of families who accessed what. But request not the number of families. Because the family could not show the actual number of people. Then how do I find data on the number of people who visited (not the number of visits) during this? This problem can be handled well, if we use the computer. That process, about this. Show the number of patients who visited that year. Then remove the double nomernya. The number of these patients in addition to answer the accessibility of a health center, also to calculate the access of the insurance program. For example, the number of patients visiting the clinic Jamkesmas (community health insurance). So to know the percentage of people who access the number of participants who have Jamkesmas card. Similarly, for jamkesmasda in east Java province. Occupational health also asked the number of workers served by health centers. If manually. Perhaps the way to do is create a book to help all workers who visit. But there will be a register again. Number again. What if nomernya missing?. Looking again. Longer. How to other programs.
Siapa bisa mencari jumlah orang yang berobat ke Puskemas ?
Sebelumnya kami menyampaikan bahwa tulisan ini kami buat sebagai laporan atas masalah yng terjadi di tempat kami. Bukan tujuan lain.
Masalah yang kami temukan adalah adanya permintaan data jumlah penduduk yang menggunakan fasilitas puskesmas. Dari permintaan tersebut kami mencoba meminta datanya.
Kami mencoba membayangkan sebuah loket puskesmas. Yang di data adalah jumlah kunjungan tiap harinya berapa. Jadi kalau kumulatif jumlah kunjungan selama setahun, maka data itu bukan data yang benar. Karena satu orang bisa berkunjung ke puskesmas berulang kali.
Kami mencoba menggunakan nomer kartu tertinggi di akhir tahun. Di tempat kami, tiap tahun nomer kartu di ulangi mulai dari nomer satu. Jadi nomer tertinggi itulah jumlah pasienya. Tetapi setelah di cek, ternyata nomer kartu di puskemas tidak per pasien satu nomer. Melainkan satu keluarga satu nomer. Jadi bisa valid kalau permintaanya adalah jumlah keluarga yang mengakses berapa. Tetapi permintaanya bukan jumlah keluarga. Karena keluarga tidak bisa menunjukan jumlah orang sebenarnya. Lalu bagaimana cara mencari data jumlah orang yang berkunjung (bukan jumlah kunjungan) selama ini ?
Problem ini bisa di tangani dengan baik, jika kita mengunakan komputer. Yang prosesnya, kira-kira begini .tampilkan nomer pasien yang berkunjung pada tahun tersebut. Kemudian hilangkan yang nomernya ganda.
Jumlah pasien ini selain untuk menjawab aksesibilitas suatu puskesmas, juga untuk menghitung akses dari program asuransi. Misalnya jumlah pasien jamkesmas yang berkunjung di puskesmas. Sehingga di ketahui prosentase orang yang mengakses dari jumlah peserta yang mempunyai kartu jamkesmas. Demikian juga untuk jamkesmasda di Provinsi jawa timur.
Kesehatan kerja juga menanyakan jumlah pekerja yang dilayani puskesmas. Jika secara manual. Mungkin cara yang dilakukan adalah membuat buku bantu semua pekerja yang berkunjung. Tetapi akan ada register lagi. Nomer lagi. Bagaimana kalau nomernya hilang ?. Mencari lagi. Lama lagi. Bagaimana untuk program lain.
simpus dan remunerasi puskesmas
dengung remunerasi sudah sampai ke puskesmas. dengan memodifikasi simpus kami, sehingga akan sangat membantu dalam perhitungan remunerasi di puskesmas.penjelasan remunerasi bisa di lihat di http://puskesmasku.blogspot.com/
kami siap dengan remunerasi
compaq presario cq40-603 dg vista
instalasi wifi setelah coba sana sini ternyata yang bisa pake paket sp42486. yang lain eror semua. itu pun setelah instal sp45058. driver lainya mulus lus…. di http://laptop-driver.blogspot.com/2010/03/compaq-presario-cq40-603tu-windows.html. semoga bermanfaat.
tablet pc cara baru berkumputasi di puskesmas
bayangkan sambil ke gudang obat bawa ipad. kemudian mengecek jumlah stok. data langsung ke masuk dtabase.atau di ruangan visit menenteng tablet pc. simpus terkoneksi via wireless. mungkin akan menjadi ebiasaan baru di tempat kami dalam beberapa waktu mendatang.
SMS SEHAT
SMS SEHAT
Adalah sms yang di hubungkan kedatabase simpus. Fitur ini untuk memaksimalkan pemanfaatan komputerisasi. Mekanismenya adalah : pelanggan mengirim sms ke nomer handphone sms center. Kemudian data dikirim ke database simpus.
Pemanfaatan SMS tersebut adalah :
- Pendaftaran berkunjung ke Puskesmas melalui sms dari manapun anda berada.
- Mengetahui nomer antrian di poliklinik yang di kunjungi.
- SMS untuk surveilans berbasis masyarakat. ( informasi surveilans dari masyarakat melalui sms). Data langsung tercatat di database simpus.
- Informasi riwayat pengobatan terakhir yang di berikan ke pasien.
- Melihat jadwal posyandu.
- sms informasi berat badan ideal.
- sms informasi alergi obat yang dimiliki pasien.
- Pengembangan lainya yang sesuai.
Keuntungan dari pemanfaatan sms sehat adalah :
- bagi pasien, lebih flexibel untuk mendaftar berkunjung. Sehingga klien tidak menghabiskan waktunya hanya untuk antri Di loket pendaftaran. Kemudian antri lagi di poli pelayanan. Informasi alergi obat yang susah dihafal.
- Bagi Puskesmas, mengurangi crowded ( kerumunan ) di loket pendaftaran. Informasi dari jejaring masyarakat langsung tersimpan di database. Untuk segera di tindaklanjuti. Misalnya ada informasi DBD, flu burung.
- Bagi unit pelayanan tingkat lanjut. Mendapat informasi pelayanan yag telah diberikan oleh puskesmas. Sehingga lebih banyak informasi untuk penanganan pasien. ( sms informasi riwayat pengobatan terakhir).
- Bagi masyarakat. Lebih mudah mendapat informasi dari puskesmas. ( sms informasi posyandu). Terutama bagi yang
CARA MENGIRIM SMS SEHAT
NOMER SMS YANG DITUJU: ………………..
Nomer register : adalah nomer kartu berobat.
Kode : adalah nomer kode yang tercantum di kartu pasien.
- mendaftar berobat: ketik:daf spasi nomer register spasi kode spasi poli tujuan. Contoh : daf 20345010 23456 bp
- melihat posisi antrian saat ini : antri spasi nomer register spasi poli. Contoh : antri 20345010 kia.
- Info riwayat pengobatan terakhir: rwy spasi nomer register spasi kode . Contoh: rwy 20345010 23456
- Informasi alergi obat yang dimilik pasien dan dicatat di puskesmas: alergi spasi nomer register spasi kode . contoh : alergi 20345010 23456
ICD X KOQ DI REVISI
untuk pertama kali sejak memakai ICD X 1januari 2009. yang lalu. kode nya di revisi. bukan di ubah. tetapi memilih ulang kode yang sering muncul di puskesmas. dan detail yang sesuai dengan program puskesmas . program puskesmas memang selalu berkembang. dari dulu yang sekedar ada, sekarang mita lebih detail. bagi yang berminat melihat revisi dan pemakai sipus kami, bisa mendownload ICD nya di http://www.ziddu.com/download/9491928/icdxpas.rar.html
semoga mempermudah pekerjaan. dan meningkatkanpelayanan.
cara menggunkanya. copy dulu db newrajalnya ( jika nama databasenya di ganti, silahkan menyesuaikan). kemudian copy replace 3 file icdxpas. ke dbnewrajal. sudah. mudah bukan.
meng update database simpus
Dengan berjalannya waktu, software simpus pun sering mengalami penambahan. Baik sekedar perubahan tampilan, programming, logika, bahkan mengharuskan perubahan di sisi database.
Perubahan di tampilan dan logika mudah di tangani. Cukup dengan copy paste software yang baru, masalah teratasi.
Lain halnya dengan database yang berubah strukturnya. Jika di copy dengan database yang baru, maka data yang di masukan selama ini akan musnah. Tentu bukan cara yang dibenarkan. Selama ini untuk meng update, kami mengandalkan catatan update. Selain itu juga satu persatu tabel di cek kesamaanya. Tetapi dengan semakin gemuknya aplikasi yang ditangani, jumlah tabel yang sudah mencapai angka 50 an, cara itu bukan lagi solusi yang mudah.
Dari informasi beberapa rekan, ada software yang bisa membandingkan antara dua database, dan mengedit tabel menjadi sama antara database sumber dengan database target. Dalam hal ini struktur database target di sesuaikan dengan database sumber. Sayangnya software tersebut hanya versi berbayar yang bisa. Versi trialnya di blog. Bagi pemula tentu merepotkan.
Setelah Tanya ke google. Akhirnya ada beberapa software yang dalam versi trial sudah bisa untuk membandingkan database.Kali ini kita akan menggunakan SQLBalance for MYSQL. Bisa di download di http://dplus.en.softonic.com/ud-client/42000/42445/SoftonicDownloader42445.exe Untuk video tutorialnya silahkan download.
1. http://www.ziddu.com/download/9398096/revisdb1.wmv.html
2.http://www.ziddu.com/download/9398097/revisidb2.wmv.html
Kadang ada beberapa kolom yang tidak bisa di edit oleh software. Misalnya jika membuat autoincrement. Untuk yang tidak bisa secara otomatis bisa dilakukan dengan manual di phpmyadmin.
Akhirnya update bisa dilakukan dengan happy.
KONSEP SISTEM INFORMASI PUSKESMAS
Permintaan laporan makin rumit dan bervariasi. Misalnya laporan penyakit. Yang menampilkan penyakit perkelompok umur, dibagi lagi per kasus penyakit. Sedangkan laporan penyakit lansia meminta laporan penyakit per kelompok umur dibagi lagi per jenis kelamin. Laporan stp meminta penyakit tertentu perkelompok umur khusus kasus baru.
Di lain pihak tenaga administrasi makin di kurangi porsinya. Dengan pertimbangan efisiensi dan meningkatkan kinerja. Sehingga beban kerja makin tinggi. Untuk itu diperlukan system informasi yang mudah, namun mampu menangani kebutuhan itu. Serta berorientasi kedepan, terintegrasi antar bagian.
Mudah ini mencakup:
1. Mudah instalasi.
2. Mudah pemakaian
3. Mudah penanganan jaringan.
4. Mudah di back up.
5. Mudah di perbaiki.
6. Mudah di sinkronisasi antar bagian yang berbeda tempat.
7. Mudah diolah datanya.
8. Mudah dipelajari pengoperasianya.
9. Mudah digunakan dengan perangkat lain melalui wireless.
10. Mudah untuk persiapan migrasi ke aplikasi internet.
11. Mudah untuk pindah ke operating system lain.
Walaupun mudah itu relative pada masing – masing personal. Tergantung pengalaman, kebiasaan dan lain- lain. Sehingga pengertian mudah kami arahkan ke “tersedia” nya. Karena sistem informasi itu akan selalu berkembang ( dinamis ). Sehingga diperlukan kesiapan untuk selalu meningkatkan kemampuan software. Juga kemampuan sumber daya dan sumber dana.
Selain syarat mudah, diperlukan software yang mampu beradaptasi sesuai perubahan kebutuhan. Seiring dengan perubahan waktu, akan ada perubahan peraturan. Baik tarif, jenis diagnose dan lain lain. Jika perubahan itu tidak mampu di tangani dengan baik, maka hanya tinggal menunggu hari untuk di tinggalkan.
Untuk itu perlu di bentuk suatu jaringan komunikasi antara pengembang software dengan puskesmas sebagai pengguna. Dengan maksud jika sewaktu – waktu ada perubahan yang tidak mampu di adaptasi oleh software, akan segera menghubungi pengembang, dan untuk segera di revisi.
Revisi software bisa dilakukan dengan berbagai cara.
1. pengembang mendatangi puskesmas, untuk merevisi di tempat.
2. pihak puskesmas mengumpulkan perubahan yang tidak bisa di adaptasi oleh software. Kemudian dikirimkan kepada pengembang via email. Pengembang merevisi software. Pengembang kemudian mendatangi puskesmas untuk mengcopy revisi ( atau via email).
3. untuk mengubah software di suatu wilayah administrative yang luas:
- Dibentuk kelompok penanggung jawab simpus. yang anggotanya mewakili masing – masing puskesmas.
- Kelompok tersebut meng inventaris perubahan. Dan disepakati bersama. ( bisa dilakukan pertelpon, atau berkumpul).
- Perubahan yang disepakati di kirim ke pengembang. Pengembang merevisi.
- Revisi di kirim via email.
- Revisi di uji coba. Oleh kelompok. Jika belum sesuai, bisa revisi ulang.
- Jika sudah sesuai kebutuhan, segera di copy ke simpus masing- masing.
Untuk biaya revisi tergantung besar kecilnya perubahan yang di minta. Jika Cuma sedikit perubahan, bisa tanpa biaya.
Dalam pelaksanaanya, simpus juga mempunyai berbagai kendala. Jika output hanya untuk memenuhi system pelaporan saat ini, akan membuat system menjadi terlalu sering direvisi. Walaupun mungkins saat ini semua kebutuhn laporan bisa di penuhi. Tetapi dengan berjalannya waktu, kebutuhan laporan cepat berubah. Untuk itu data mentah perlu di tampilkan. Agar bisa diolah untuk kebutuhan pelaporan yang bermacam macam.
Tahapan integrasi simpus.
Saat mengadopsi simpus, kadang tidak bisa semua bagian langsung masuk komputerisasi. Perlu melihat mulai dari operatornya sampai ketersediaan komputernya.
Jika tidak mungkin semua bagian, pilih yang pasienya banyak. Agar mempunyai daya efisiensi yang maksimal.
Mulai dari dalam gedung dulu. Baru luar gedung. Bersambung….
t



